"Informasi Sehat Remaja Karang Taruna WKTK"
Minggu, 05 April 2015
PASUKAN PANJI HITAM THE BLACK BANNER: Keajaiban Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Pada ...
PASUKAN PANJI HITAM THE BLACK BANNER: Keajaiban Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Pada ...: Bismillah, Ikhwan Fi Sabilillah Semoga Sholawat dan salam tercurah kepada Rasulullah Sholallahu Alayhi Wasallam dan para sahabatnya. ...
Minggu, 08 Juni 2014
Sang Waktu Adalah Nyawa kita
Sebuah cerita penuh pesona, merujuk pada kenangan indah saat kita bersama. Tak sadar oleh pelik, elok, mahligai desa kita tercinta. Bukan suatu hal yang aneh, seputar tragedi, seputar keajaiban senantiasa mewarnai lika-liku kehidupan persona dan sosial masyarakat, di lingkungan ini ke arah kemajuan bersama. Berbicara mengenai sang waktu, pasti kita teringat akan jam yang selalu berputar, tak kenal lelah, dari zaman nabi Adam a.s hingga sampai zaman modern seperti saat ini. Kakek kita, ibu kita, ayah kita, ada yang telah tiada dari sebelumnya yang ada kita lihat, kita dengar suaranya dan kita bisa bercakap-cakap dengannya. Begitulah hidup tak akan pernah terpisahkan dari waktu. Kita pun demikian dari kita gaib, kemudian menjadi bayi, hidup, kemudian menjadi gaib lagi suatu saat. Jadi, manfaatkanlah waktu kita yang singkat ini dengan sebaik-baiknya, jika waktu kita hidup telah berakhir padahal jam dinding masih berdetak kita sudah melakukan perbaikan khususnya kualitas diri kita dimata Tuhan dan sosial.
Kawan-kawanku semuanya, kesan awal saya selama menulis blog ini adalah penyampaian permintaan maaf saya, karena selama ini saya tak pernah serius dalam menjalankan sesuatu. Saya sadari hal itu perlu ditinggalkan menuju ke arah keseriusan, kepada suatu hal yang positif sehingga aspek produktif bisa saya tumbuhkan. Sedari awal saya belajar bersama masyarakat sosial, kesadaran awal mulai tumbuh bahwa saya perlu membuat sesuatu yang berguna, bermanfaat untuk orang lain. Mungkin memang hal yang wajar, saya memang masih belajar menuju kedewasaan saya. Dan kita semua sedang belajar, tak ada orang yang langsung bisa dari bayi. Begitu juga dengan hubungan sosial.
Melalui lingkup Organisasi kecil "Karang taruna RW IV" yang tak lagi sempurna, yang tak lagi sesuai yang diharapkan di mata masyarakat, kami remaja kecil berusaha untuk menegakkan lagi gaungnya menuju ke arah positif di tengah perubahan zaman yang makin canggih. Tonggak awal adalah rencana matang, pemikiran untuk menggunakan teknologi sebagai media kita bangkit!. Bukankah kemajuan suatu bangsa bisa dilihat dari perilaku remajanya! dan betapa penting calon penerus bangsa dengan kemajuan bangsanya di suatu masa.
Walaupun terkadang saya sedikit kecewa dari kurangnya kemauan, kurangnya dukungan dari masyarakat itu sendiri tentang kerja samanya, solidaritasnya, kebersamaannya untuk bangkit. Kekecewaan itu tumbuh dari lingkup RW yang kecil yang kurang bersatu. Dan kami KT RW IV telah terbagi dua berdasarkan pertemuan rutinnya tanpa adanya pertemuan besar tingkat RW, Tingkat Desa, apalagi tingkat Kabupaten. Karang taruna kami sebenarnya telah ada sejak lama sejak zaman orde baru, namun anggotanya lama-lama hanya sekumpulan remaja kecil yang tak seperti dulu lagi. Hal itu tak bisa dipungkiri karena mereka yang telah lulus SMA/MK/Perguruan Tinggi pergi ke luar provinsi untuk mencari uang. Di tengah kemajuan teknologi sebenarnya hal itu masih bisa diatasi terutama dengan memanfaatkan keberadaan media online, sehingga komunikasi masih tetap berjalan. Kami Karangtaruna RW IV perlu dukungan dari menteri sosial khususnya yang menangani Karangtaruna, dan dukungan dari Desa dari sedikitnya pengetahuan kita mengenai Karangtaruna. Kami pemuda kecil yang hanya ingin belajar bermasyarakat dari kecil lingkup RW saja sudah sangat bingung dengan apa yang akan kita laksanakan. Hanya pertanyaan walaupun mungkin keadaan kita seperti Karangtaruna yang tak resmi karena beranggotakan usia remaja setingkat kelas I SMP yang berusia minimal 13 tahun, dan pemilihan kepengurusannya yang hanya dilakukan oleh semua anggota aktif saja yang hanya disaksikan oleh ketua RW setempat. Dan anggota rata-rata yang masih belajar SMP-SMA, kami yakin dengan tekad yang kuat bisa menunjukkan bahwa kita masih ada, dan kami berusaha untuk berkembang, belajar berorganisasi, belajar berkarya, berbakti untuk agama, masyarakat RW IV, Desa, Bangsa dan Agama.
Tulisan ini saya dedikasikan kepada pembaca pada umumnya yang aktif browsing dengan kemajuan teknologi yang pesat, dan buat Organisasi karangtaruna lain yang masih ada untuk saling berkontribusi untuk kemajuan remaja bersama. Supaya Indonesia jaya ditengah dilancarkannya pasar bebas di era modern. Jadi, melalui postingan blog pertama ini, kami berusaha menunjukkan bahwa kami masih bisa berbicara. Melalui media bebas nirkabel teknologi jarak jauh ini kami akan tunjukkan bahwa internet bukan hanya untuk akses hal-hal tak bermoral namun bisa dimanfaatkan untuk aspek positif.
Diharapkan partisipasi bersama baik itu para pembaca, ataupun teman-teman karangtaruna sejawat semuanya di NKRI ini.
Salam Remaja! Bangkit INDONESIAKU!
Langganan:
Postingan (Atom)